MU VS CSKA PREVIEW

Tim raksasa Inggris,Manchester United, akan berhadapan dengan CSKA Moskow dalam babak kualifikasi grup di Liga Champions, Rabu (4/11) dinihari WIB. Berkandang di Old Trafford ,MU sangat di harapkan memetik 3 point penuh .Jika menang ,maka nilai tujuh akan di peroleh tim setan merah ini .Namun melihat kinerja tim asuhan Louis Van Gaal ini,pengamat sepakbola Paul Scholes sangat meragukan hasil positif dari pertandingan nanti malam .Seperti dikutip dari situs agen bola gayaibcbet , Paul Scholes mengkritik Van Gaal dengan mengatakan gaya permainan Manchester United  sangatlah monoton dan lemah dalam penyelesain akhir .Tidak ada jendral lapangan yang bisa memotori para bintang seperti rooney,martial, maupun ashely young .

MU VS CSKA

Van Gaal menilai jika tuntutan fans itu cukup wajar. Situasi itu hanya bagian penampilan tim dalam satu musim kompetisi.Sang manajer, Louis van Gaal, bertekad menjawabnya di laga terdekat saat menjamu CSKA Moskow. Kemenangan terakhir juga sudah cukup lama didapatkan. Apalagi jika menilik penampilan MU di semua ajang. Setelah menang 3-0 atas Everton, MU menyelesaikan empat pertandingan tanpa kemenangan; tiga hasil seri dan satu kekalahan lewat adu penalti. Dalam pertandingan-pertandingan itu The Red Devils hanya bisa menceploskan satu gol.

Mengharapkan Depay & Martial Unjuk Gigi

Manajer Manchester United,  Louis van Gaal, menilai Memphis Depay belum memberikan kontribusi maksimal sejak didatangkan ke Old Trafford dari PSV Eindhoven pada bursa transfer musim panas.Karena itu, Van Gaal meminta suporter bersabar untuk melihat penampilan terbaik Depay.Depay direkrut karena Setan Merah jatuh cinta dengan kontribusi pemain asal Belanda tersebut membawa PSV tampil sebagai juara Eredivise 2014-2015 dan top scorer.Namun, Depay belum mampu melunasi kepercayaan publik Old Trafford sejauh ini. Malam ini Depay harus membuktikan bahwa dia pantas mewarisi kustom nomor tujuh mantan ronaldo .Fans sangat mengharapkan calon bintang masa depan MU bersama Anthony Martial bisa unjuk gigi dalam kompetisi eropa,khusunya liga champions .

Bangkrut, Parma Jatuh ke Serie D

buffon2

Salah satu tim Italia yang mempunyai sejarah panjang, Parma FC resmi dinyatakan bangkrut dan tidak bisa berkompetisi di serie B 2015/2016 setelah terdegradasi dari Serie A. Parma harus memulai lagi dari liga amatir.

Dilansir Football Italia, lelang pembelian Parma sudah lewat deadline 22 Juni 2015 pukul 14:00 waktu setempat namun tak ada satu pun yang berminat mengakuisisinya. Parma yang baru nanti pun harus memulai kiprahnya dari Serie D, kasta tertinggi liga amatir di Italia.

“Administrator Parma FC, Dr Angelo Anedda dan Dr Alberto Guion, menyampaikan bahwa per 14:00 hari ini, 22 Juni 2015, tak ada tawaran yang masuk untuk kepemilikan klub.” , dengan begitu nasib parma sudah jelas akan dinyatakan bangkrut. casino sbobet .

“Dalam beberapa jam ke depan, kami akan menemui hakim Dr Pietro Rogato untuk menyelesaikan semua proses yang diperlukan.”

Parma, yang pernah meraih tiga gelar Coppa Italia, satu gelar Supercoppa Italiana, dua gelar UEFA Cup, satu gelar European Cup Winners’ Cup, satu gelar Piala Super Eropa dan sekali menjadi runner-up Serie A, kini terpaksa memulai lagi dari bawah. Ketiadaan investor baik lokal dan asing membuat Parma kesulitan dalam finansial. Jika tidak ada investor yang mau mengambilalih saham kepemilikan Parma, bakal bisa dipastikan nasib klub pada musim 2015/2016 bukan dimulai dari Serie B.

Kapten Juventus saat ini dan mantan kiper nomor 1 Parma, Gianluigi Buffon turut berduka atas kejadian yang menimpa Parma. Buffon mengawali karier profesional dan mulai mengibarkan namanya bersama Parma pada 1995 sebelum direkrut Juventus senilai €51 juta tahun 2001 silam. Lewat media sosial Facebook, Buffon menyampaikan tribute-nya buat Parma.

“Sejarah 100 tahun Parma baru saja berakhir. Saya ingin menunjukkan rasa cinta saya kepada Gialloblu sekali lagi. Saya juga merasakan kesedihan yang sama dengan kota dan para tifosi Parma. Semoga mereka tabah. Saya juga berharap bisa melihat Ducali di Serie A lagi secepat mungkin,” tulis Buffon seperti dikutip Football Italia.

Buffon yang bermain enam musim untuk parma pernah menjadi bagian dari skuat yang meraih 3 gelar, yaitu UEFA CUP 1998/99, Coppa Italia 1998/99 dan Supercoppa Italiana 1999.

Cedera Pengaruhi Prestasi Tim

maria

Prestasi klub selalu dipengaruhi oleh performa pemain – pemain pilar, absennya pemain pilar mampu membuat manajer tim bingung, karena harus mencari lagi komposisi pemain dan strategi yang akan dipakai, apalagi partai yang dilakoni adalah partai penting seperti perebutan tiket Liga Champions.

Contoh lain adalah Arsenal , Catatan cedera juga memengaruhi performa Arsenal. Tim asuhan Arsene Wenger meraup rata-rata 2,43 poin per laga pada paruh kedua kompetisi. Bandingkan dengan paruh pertama, saat mereka cuma meraih rata-rata 1,74 poin per partai lantaran diganggu badai cedera.

Manchester United menjadi tim paling menderita karena cedera sepanjang Premier League 2014-15. Sedangkan gelandang dan bek menjadi posisi yang paling sering diserang cedera. Karena badai cedera yang kerap menghampiri, prestasi tim yang berjuluk The Red Devils sangat merosot tajam.

Temuan itu terlihat dari survei yang dilakukan Ben Dinnery, pendiri Premier Injuries Ltd. Sosok yang kerap disebut sebagai pakar cedera tersebut, melakukan riset mendalam terkait jumlah cedera dialami setiap tim, periode paling riskan, posisi paling rentan, dan bagian tubuh paling rawan.

Hasilnya, MU mengalami 55 kali cedera sepanjang musim 2014-15. Inilah jumlah tertinggi dibandingkan 19 kontestan Premier League lainnya. Di bawah Manchester United, ada Everton (45) dan Arsenal (42). Sedangkan sang juara Chelsea hanya menempati peringkat kedelapan dari bawah dengan catatan 30 kali cedera.

Riset Dinnery juga menunjukkan, lima klub besar yaitu Manchester City, Arsenal, MU dan Tottenham Hotspur mengalami lebih banyak cedera pada paruh pertama kompetisi. Ini bisa dimaklumi mengingat tak ada jeda musim dingin. Terbukti, sebagian besar cedera terjadi pada Desember.

Belum lagi banyak pemain Premier League yang ambil bagian pada Piala Dunia 2014. Gara-gara Piala Dunia pula, pemain Jerman dan Argentina menderita. Pemain dari negara finalis Piala Dunia ini harus absen antara 38 dan 40 hari ketika mengalami cedera.

Sementara itu, gelandang dan striker menjadi posisi yang paling sering mengalami cedera. Dari seluruh cedera yang terjadi pada Premier League 2014-15, 40 persen di antaranya dialami gelandang. Sedangkan cedera untuk pemain belakang mencapai 36 persen.
Cedera yang menimpa gelandang dan bek itu juga memakan waktu penyembuhan lama. Ambil contoh Steven Pienaar (absen 225 hari), Mathieu Debuchy (192 hari), Luke Shaw (120 hari), Samir Nasri (102 hari) dan John Obi Mikel (92 hari).

Para bek dan gelandang Premier League juga harus mewaspadai bagian paha dan lutut. Sebab, dua bagian tubuh ini kerap jadi momok sepanjang musim 2014-15. Masih berdasarkan riset Dinnery, 26 persen dari semua cedera menyerang paha, lalu lutut sebesar 16 persen.

Bila ditilik lebih lanjut, ada korelasi antara posisi pemain dan bagian tubuh yang cedera. Pienaar dan John Obi Mikel absen panjang karena cedera lutut. Sedangkan Shaw berkutat di ruang perawatan lantaran masalah paha.

Benteke Menolak, Milner Resmi ke Liverpool

xxxx during the Barclays Premier League match between Aston Villa and Everton at Villa Park on May 2, 2015 in Birmingham, England.

Penyerang Aston Villa , Christian Benteke diincar sejumlah klub termasuk Liverpool karena penampilannya yang menawan di musim 2014-2015. Tawaran yang dilemparkan oleh Liverpool tampaknya akan ditolak oleh Benteke.

Striker internasional Belgia itu berhasil mengemas 15 gol dari 34 penampilannya di kancah domestik. Kontribusi Benteke membuat Villa terhindar dari degradasi usai finis ke-17 klasemen akhir, tepat di atas zona merah. sbobet .

Menurut media-media Inggris, Benteke menjadi target Arsenal, Chelsea, Manchester United, serta Liverpool di bursa musim panas nanti. Khusus tim yang disebut terakhir, Liverpool tidak bermain di Liga Champions musim depan karena hanya finis keenam.

Benteke mengatakan bahwa dirinya sangat berambisius untuk bermain di Liga Champions musim depan. Demi menambah pengalaman dan kualitas dirinya. Persoalan Transfer ini akan diserahkan langsung kepada Agennya. Saat ini dia hanya fokus terhadap Timnas Belgia.

Bertolak belakang dengan jawaban Benteke, Milner sudah resmi hijrah ke Liverpool dengan gratis. Kendati datang secara bebas transfer, dia disebut sebagai rekrutan luar biasa untuk tim yang bermarkas di Anfield.

Milner memutuskan hengkang dari Manchester City setelah tak tercapai kesepakatan kontrak baru. Kontrak pemain 29 tahun itu akan berakhir pada akhir bulan Juni. Saat ini, Milner tinggal menunggu hasil tes medis untuk bisa segera mengenakan seragam The Red Mersayside.

Waktu bermain yang minim di skuat City membuat Milner memutuskan untuk hengkang. Dalam semusim terakhir, dia cuma 18 kali menjadi starter dan 14 laga lainnya menjadi pemain pengganti. Ketatnya persaingan di lini tengah City juga sempat membuat Milner diturunkan sebagai striker.

Kemampuan Milner bermain di banyak posisi mendapatkan pujian dari penggawa Liverpool Adam Lallana. Milner pun disebut sebagai pemain sempurna dan merupakan rekurtan luar biasa untuk Liverpool.

Milner memilik kemampuan yang luar biasa dan terkadang orang-orang tak menghargai itu dengan cara yang sepadan. Dia bisa mencetak gol dari sudut mana saja dengan kedua kakinya, dan dia selalu fit dan semangat untuk bermain. Dan hal itu adalah sesuatu yang bagus bagi Liverpool untuk memulai musim 2015-2016.

Klose Akan Tetap Bermain Bersama Lazio

klose

Lazio dan Napoli pada laga lalu bersaing merebut tiket menuju Liga Champions dan seperti yang di ketahui pertandingan tersebut di menangakan oleh Lazio dengan skore 4-2 dengan demikian tiket melaju ke Liga Champions pun berhasil di rebut oleh Lazio yang di sebut klub Biancocelesti itu.

Lazio unggul 2-0 lebih dulu melalui gol-gol Parolo dan Antonio Candreva. Namun, Napoli bisa menyamakan skor melalui sepasang gol Gonzalo Higuain. sbobet casino .
Napoli kemudian punya peluang emas untuk berbalik memimpin. Sial buat mereka, eksekusi penalti Higuain melambung ke atas gawang.
Di menit-menit akhir, justru Lazio yang mencetak dua gol tambahan melalui Ogenyi Onazi dan Miroslav Klose.

Kemenangan ini membuat Lazio berhasil mempertahankan posisi ketiga di klasemen akhir Serie A. Mereka pun lolos ke Liga Champions musim depan, menyusul Juventus dan AS Roma, meskipun harus melewati babak play-off.

Lazio harus menunggu selama delapan tahun untuk kembali ke Liga Champions. Gli Aquilotti terakhir kali tampil di kompetisi tertinggi antar klub Eropa itu pada musim 2007/2008.

Namun perjuangan Lazio menuju ke Liga champion tentu berpengaruh besar pada penggawa lini depan mereka yang sudah tidak di ragukan lagi yaitu Miroslav Klose

Penggawa lini depan Lazio Miroslav Klose menjawab spekulasi mengenai masa depannya. Penyerang berusia 36 tahun itu masih akan bermain bersama Biancoceleste satu musim lagi.

Kendati sudah veteran, Klose tetap menjadi pilihan pertama untuk mengisi lini depan Lazio. Dia bermain selama 34 kali musim lalu, 21 kali sebagai starter, dan 13 lainnya menjadi pemain pengganti.

Dipercaya tampil sebanyak itu, Klose memberikan kontribusi maksimal. Dia membukukan sebanyak 13 gol untuk tim asal ibukota itu.
Sumbangan gol-gol Klose itu turu membantu Lazio mengamankan posisi tiga di klasemen akhir. Lazio pun akan berlaga di Liga Champions musim depan.

Kendati kontrak Klose dengan Lazio masih berlaku hingga bulan Juni tahun 2016, top skorer sepanjang masa Piala Dunia itu dikabarkan akan hengkang di bursa transfer musim panas ini. Soal hal itu, Klose memberikan penjelasan.

“Untuk bermain satu musim lagi bersama Lazio merupakan keputusan yang dibuat dengan hatiku,” kata Klose di Football Italia.

“Keluargaku dan aku melakukan hal bagus di Roma dan di Lazio. Para suporter sungguh luar biasa dan memberikan cinta dan kehangatan mereka setiap hari. Mereka benar-benar unik,” imbuhnya.

Peran Krusial Chiellini bagi Juventus

 

Juventus' defender Giorgio Chiellini controls the ball during the UEFA Champions League quarter final football match Juventus FC vs AS Monaco on April 14, 2015 at the Juventus Stadium in Turin.      AFP PHOTO / OLIVIER MORIN

Juventus mendapatkan kabar tidak sedap menjelang laga final Liga Champions menghadapi Barcelona pada Minggu 7 Juni 2015 dini hari WIB. Bek Tangguh La Vecchia Signora, Giorgio Chiellini sudah dipastikan absen karena mengalami cedera.

Bek internasional Italia tersebut terpaksa tak mengikuti latihan bersama skuad lainnya di Juve karena merasa nyeri di betis kiri. Pernyataan resmi juga disampaikan Juve tentang hasil tes medis, yang mengatakan Chiellini tak bisa pulih tepat waktu. Dengan demikian maka pemain bernomor punggung tiga itu absen di final. Itu merupakan sebuah kerugian besar bagi Juventus yang akan menghadapi tim dengan yang mempunyai strategi menyerang seperti Barcelona. Login Ibcbet .

Giorgio Chiellini menjadi sasaran tes karena merasa nyeri di pada sesi latihan kemarin. Hasil tes menunjukkan dari otot soleus di betis kirinya, ia mengalami cedera ,sehingga ia takkan bermain untuk pertandingan melawan Barcelona. Kenyataan pahit yang diterima oleh Juventus mengingat mereka akan melakoni partai penting pada hari Minggu dini hari nanti.

Tak sampai disini, Allenatore Juventus juga dipusingkan dengan perubahan strategi. jika Chiellini tak bisa mengambil laga penting akhir pekan nanti. Andrea Barzagli bakal diplot untuk menggantikan Chiellini jika Allegri memakai formasi 4-4-2.

Barzagli sendiri merupakan pemain yang sempat absen lama, namun keadaannya kian membaik. Pada sesi latihan terakhir, mantan bek Wolfsburg tersebut menjalani secara full menu latihan yang disodorkan Allegri dan semuanya tampak berjalan dengan lancar.

Chiellini merupakan pemain yang sangat dinanti kehadirannya di laga melawan Raksasa Catalan ini, lantaran duel sengitnya bersama Luis Suarez. Kedua pemain tersebut memiliki cerita yang selalu dikenang di Piala Dunia Brasil.

Dan diyakini Patrice Evra akan mampu menjadi pemain kunci dalam Laga bertajuk Treble winners tersebut. Kematangan dan pengalamannya yang bertahun-tahun diyakini mampu meredam pergerakan Lionel Messi. Saat berhadapan dengan Messi dalam performanya saat ini memang merupakan tugas yang sangat berat. Satu hal yang bisa Anda pastikan dengan adanya Evra adalah dia tidak akan terintimidasi, karena dia merupakan seorang petarung.

New Leicester Akan Muncul Musim Depan Di EPL

leicesterputih460

Tim promosi liga inggris Leicester City menjadi suprise bagi seluruh tim yang berlaga di kompetisi ini.The Foxes menjadi teladan bagi klub klub kecil lainnya yang akan bergabung di EPL musim depan.Bukan tidak mungkin klub promosi yang datang musim depan tidak bisa melakukan hal yang sama seperti Leicester City.

Laporan dari MAXBET ,pertandingan yang tersisa hingga akhir musim semakin sedikit,tinggal tujuh pertandingan lagi untuk menentukan siapa yang layak menjadi jawara Liga Inggris musim 2015-2016.Leicsester sendiri masih bertengger di puncak klasemen sementara Premier League.

Tim yang ditukangi oleh Claudio Ranieri ini memimpin lima poin dari pesaing terdekatnya yaitu Tottenham Hotspur dan diikuti oleh The Gunners di posisi ke tiga dengan jarak sebelas poin dan tim ke empat yang terus menempel ialah Manchester City dengan selisih lima belas poin.

Dengan kondisi seperti itu sangat mungkin Leicester akan merebut gelar juara Premier League, mengangkangi klub-klub yang secara tradisional adalah penguasa Inggris seperti Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool.

Fenomena Leicester ini membuat Premier League 2015/2016 disebut sebagai musim yang aneh. Tapi keanehan tersebut diyakini tidak akan terjadi sekali ini saja. Dengan dana besar yang akan didapat klub dari kesepakatan hak siar baru, klub-klub yang sebelumnya cuma jadi penggembira akan bisa ikut dalam perebutan gelar juara.

“Saya pikir ini musim yang aneh, tapi saya yakin ini musim aneh pertama untuk akan ada banyak lagi (seperti ini) dan situasinya akan sangat mirip karena semua klub di sini memiliki uang yang banyak,” ungkap manajer City, Manuel Pellegrini.

“Dengan kesepakatan hak siar baru Anda akan memiliki lebih banyak uang dan semua tim di Inggris akan bisa membeli pemain bagus,” lanjutnya dikutip dari Telegraph.

Soal Leicester musim ini dan peluang munculnya ‘Leicester baru’ musim depan, Pellegrini menekankan keuntungan yang dipunya klub-klub tersebut berupa waktu istirahat dan latihan yang lebih banyak. Dengan musim lalu berkutat di zona degradasi, Leicester di musim ini tak kehabisan tenaga lantaran sama sekali tak main di kompetisi Eropa.

“Penting untuk tidak bermain di tengah pekan karena Anda bisa bekerja bersama tim Anda. Tidaklah mungkin bekerja (membangun tim) saat Anda hanya bermain, bermain, bermain.”

“Seluruh tim yang tidak main di Eropa bisa berlatih di sepanjang pekan , jadi saya yakin musim ini Leicester dan musim depan akan ada lebih banyak tim terlibat dalam perebutan gelar,” prediksi manajer asal Chile itu.

Selesai Di Europa League,Kini Saatnya Derby Manchester

vangaalisi

Meski harapan sudah pupus di kanca Eropa, Manchester tetap harus mengejar kembali posisi 4 besar di English Premier League.Pasalnya Premier League akhir pekan ini akan diramaikan oleh derby Manchester. Menariknya, ini bukan soal perebutan gelar juara, tapi soal kans lolos ke Liga Champions musim depan.

Ya,The Citizens mungkin saja berpeluang keluar sebagai jawara liga inggris musim 2015-2016.Akan tetapi mereka juga harus memperhatikan lawan lawan mereka yang berada di bawah peringkat mereka.West ham United dan Setan Merah merupakan dua tim yang jarak poinnya paling dekat dengan City.

City, yang kini duduk di urutan keempat dengan koleksi nilai 51, hanya unggul dua poin atas West Ham dan unggul dua poin atas United. Maka, laga di Etihad Stadium, Minggu (20/3/2016), wajib dimenangi untuk City seperti yang dilansir oleh Agen Bola.

Alasannya sederhana: menang berarti City menjaga kans untuk menjadi juara, di saat bersamaan juga menjauh dari kejaran United. Alasan lainnya, kemenangan atas rival sekota tentu terasa manis.

Hanya saja, dalam lima laga terakhir di semua ajang, penampilan City terbilang inkonsisten. Termasuk ketika bermain imbang 1-1 selama 120 menit –ketika menghadapi Liverpool di final Piala Liga Inggris–, City hanya mampu menang satu kali dalam lima laga tersebut, yakni ketika menang 4-0 atas Aston Villa.

Pada tiga laga lainnya, City dikalahkan 0-3 oleh Liverpool di Premier League, ditahan imbang Norwich City 0-0 –juga di Premier League–, dan ditahan imbang 0-0 Dynamo Kiev di Liga Champions. Melihat laga melawan Norwich dan Kiev, artinya City gagal mencetak gol dalam dua laga terakhir.

Terlebih, kini City dihadapkan pada masalah di mana kapten mereka sekaligus bek tengah andalan, Vincent Kompany, cedera. Namun, manajer City, Manuel Pellegrini, tidak khawatir.

“Anda selalu dihadapkan dengan risiko–termasuk menghadapi pertandingan-pertandingan setiap pekan, itu juga risiko. Saya yakin Kompany akan pulih tanpa masalah berarti,” kata Pellegrini seperti dikutip Daily Mail.

“Kompany memang tampil dalam enam pertandingan beruntun tapi dia tak merasakan masalah sebelum pertandingan. Jadi saya rasa itu bukan risiko tapi hanya kurang beruntung,” jelas dia.

Sementara itu, United juga dirundung kekhawatiran. Bukan apa-apa, performa mereka belakangan juga tidak meyakinkan. Setelah bermain imbang 1-1 dengan West Ham United di Piala FA –yang membuat laga harus diulang dan dihelat di kandang West Ham–, mereka juga bermain imbang 1-1 dengan Liverpool. Hasil imbang 1-1 dengan Liverpool itu membuat mereka tersingkir –lantaran kalah agregat 1-3– dari Liga Europa.

Kini, United hanya tinggal punya Piala FA dan finis di empat besar sebagai target yang realistis. Untuk bisa masuk empat besar, atau memperbesar kans masuk ke zona itu, tentunya United harus menang juga atas City.

Manajer United, Louis van Gaal, merasa timnya sudah tampil cukup bagus ketika menghadapi Liverpool. Ini yang kemudian ia harapkan bisa ditunjukkan lagi ketika melawan City.

“Itu sangat mengecewakan. Kami bisa saja memiliki peluang lolos, begitu yang yang dirasakan di ruang ganti,” ucap Van Gaal seperti dikutip BBC.

Misi Bayern Sebelum Ditinggal Guardiola

bayernbimmerr

Meskipun Bayern sudah mengetahui bahwa kepindahan Guardiola ke Manchester City sudah terkabul, tetapi pihak Munchen tetap tidak mau menanggapi terlalu serius akan hal tersebut.Saat ini mereka hanya fokus dengan tim yang bermain dan melanjutkan tren positif di sisa pertandingan kompetisi.Target raksasa Bavarian kali ini adalah menjadi kampiun ke empat kalinya secara beruntun.

“Kami dapat mengukir sejarah di persepakbolaan Jerman,” kata Direktur Olahraga Bayern Mathias Sammer seperti dikutip Reuters. “Dan saya bukan membicarakan Liga Champions melainkan ’empat yang magis’. Itu yang melecut semangat kami.”

The Bavarian, juara tiga musim terakhir, saat ini memuncaki klasemen Bundesliga dengan keunggulan delapan poin dan pada akhir pekan akan menyambangi markas Bayer Leverkusen.

Arsenal Lebih Di Unggulkan Dari Chelsea

chelseaarsenal1b

Seperti yang di ketahui dalam delapan pertemuan terakhir kedua tim di Premier League. Arsenal asuhan Arsene Wenger tak mampu memenangi laga melawan The Blues, namun jelang laga nanti Arsenal memiliki keuntungan di atas Chelsea.

Awak Meriam London telah diperkuat kembali Mesut Ozil, Francis Coquelin, dan Alexis Sanchez yang sebelumnya cedera. Kembalinya Ozil setelah tak bermain melawan Stoke City jadi tambahan kekuatan berharga karena ia raja assist tim saat ini, dan sentral permainan Arsenal di pangkas oleh agen judi online

Selain Mesut Oezil dan Alexis Sanchez yang berpeluang dimainkan, kabar baik untuk Arsene Wenger datang dari kubu Chelsea. The Blues akan datang tak lagi ditemani Jose Mourinho.

Bianconerri Tim Serie A Yang Ditakuti Tim Lain

Bianconerri

Terkait hasil bagus yang dibuat oleh Juventus membuat manajer FC Internazionale , Dejan Stankovic angkat bicara.Stankovic menilai Juventus menunjukkan bahwa mereka selalu merupakan tim yang kompak dan kuat. Soal persaingan scudetto, Stankovic menyebut Napoli sebagai kandidat serius.

Si Nyonya Tua kini sudah bangkit dan menunjukkan ketajaman setelah sempat mengawali musim dengan hasil buruk. Bianconeri membukukan sembilan kemenangan beruntun di Serie A untuk menembus peringkat kedua klasemen dengan torehan 39 poin.

SBOBET mencatat Hanya dua poin memisahkan Juve dengan Napoli yang memimpin klasemen. Juve sendiri sudah menyalip Inter di papan klasemen dengan keunggulan selisih gol dengan jumlah poin yang sama.

Duo Madrid Resmi Di Berikan Hukuman Oleh FIFA

Atletico_Madrid_vs_Real_Madri

Pernyataan FIFA terkait memberikan hukuman kepada dua klub papan atas Real Madrid dan Atletico Madrid telah resmi di nyatakan. Kedua klub tersebut dinyatakan bersalah karena melakukan transfer internasional dan registrasi pertama atas para pemain minor (daftaran pemain di bawah usia 18 tahun), termasuk juga ketentuan relevan lainnya dalam hal registrasi dan partisipasi atas pemain tertentu di kompetisi-kompetisi.

Perihal tersebut diutarakan langsung dalam rilis yang dikeluarkan oleh situs resmi FIFA beberapa saat yang lalu. “Kedua klub itu ( Atletico madrid dan real Madrid ) dinyatakan telah melanggar pasal lima, sembilan, serta 19 dalam hal peraturan pemboyongan pemain di bawah usai 18 tahun,” tulis pernyataan resmi FIFA, seperti dilansir oleh Agen judi online , Kamis (14/1/2016).

Diancam Dibekukan, Presiden FAM Mengundurkan Diri

tengkuabdullahi

Pertikaian antara federasi sepakbola dengan pemerintah tidak hanya terjadi di indonesia, tapi terjadi juga di negara tetangga Malaysia. Ancaman pembekuan federasi oleh Menteri Olahraga ditanggapi dengan mundurnya presiden Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dari posisinya.

Gejolak di persepakbolaan nasional muncul usai kekalahan telak timnas Malaysia dari Uni Emirat Arab dengan skor 0-10 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Mohamed Zayed Stadium, Kamis (3/9) pekan lalu.

Kekalahan terbesar sepanjang sejarah ‘Harimau Malaya’, setelah 2-8 dari Selandia Baru pada 1967, membuat FAM dikritik keras dan masyarakat sepakbola di sana pun menuntut adanya perombakan total.

Tak cuma itu, kekalahan itu juga membuat Menteri Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin, kesal bukan kepalang dan lantas memberi ancaman untuk membekukan FAM jika tidak dilakukan perubahan.

“Saya akan memanggil pejabat FAM untuk memberikan laporan lengkap tentang kekalahan telak itu dan jika mereka masih memberi alasan yang sama, saya tidak punya pilihan lain selain mengambil alih tampuk pimpinan di sana, tentunya setelah saya memiliki bukti cukup untuk melakukannya,” ujar Khairy seperti dikutip dari Football Channel Asia kemarin.

“FAM harus mulai bertanya kepada diri mereka sendiri, apakah mereka memang seharusnya berada di sana dan berpura-pura seperti tidak ada yang terjadi, bahkan setelah tragedi memalukan yang terjadi itu. Jika FAM terus berpura-pura seperti tidak ada apapun yang terjadi, dan memakai alasan yang sama lagi, maka saya tidak punya pilihan lain lagi selain memakai opsi terakhir, yakni membekukan FAM,” sambungnya.

Tepat sehari setelah ancaman dari Khairy tersebut, presiden FAM, Tengku Abdullah Sultan Ahmad Shah, memutuskan meletakkan jabatannya

“Saya kan mundur secara bertahap karena masih banyak yang harus saya selesaikan di FAM sebelum saya benar-benar mengundurkan diri. Dan itu memudahkan banyak pihak. Saya menyarankan FAM untuk menunjuk Datuk Seri Afandi Hamzah (wakil presiden FAM) sebagai pelaksana tugas presiden karena saya tidak mau lagi berperan aktif di FAM,” ujar Abdullah yang juga dilansir Football Channel Asia.

Mundurnya Abdullah ini mengikut jejak pelatih Malaysia, Dollah Salleh, yang mundur sehari setelah kekalahan memalukan dari UEA tersebut. FAM kemudian menunjuk pelatih timnas U-23, Ong Kim Swee sebagai pelatih sementara Malaysia, untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Arab Saudi hari ini.

Abdullah, yang masih keturunan kesultanan Pahang, sebenarnya baru memimpin FAM pada 2014 lalu menggantikan Sultan Haji Ahmad Shah.

King Akan Lindungi Bale dari Tekel Keras Lawan

walesbal

Gelandang Wales, Andy King menggaungkan perang urat syaraf ke kubu Siprus jelang duel pekan ketujuh grup B kualifikasi Piala Eropa 2016 di Stadion Neo GSP, Nicosia, Jumat (4/8).

Pemain temperamental ini mewanti-wanti agar para pemain Siprus jangan coba-coba menekel, atau mengintimidasi pemain andalan Wales, Gareth Bale. Jika hal itu tetap dilakukan, kata King, ia tak akan segan-segan menendang balik para pemain Siprus.

Saat kedua tim bertemu 14 Oktober lalu, laga memang berlangsung sangat panas. Para pemain Siprus dengan segala cara berusaha mematikan Bale yang jadi motor tim Wales. Dalam tempo lima menit saat pertandingan baru dimulai, Bale sudah dua kali ditekel lawan.

Total, kubu Siprus melakukan 16 kali pelanggaran yang hampir semuanya ditujukan untuk pemain Real Madrid tersebut. Laga itu berakhir 2-1 untuk kemenangan Wales, dimana Bale memberikan satu asis.

King sendiri harus diusir dari lapangan setelah ia “menghakimi” dengan cara melanggar Constantinos Makridis yang sebelumnya kerap menekel Bale.

“Saat pertemuan pertama mereka menjadikan Bale sebagai sasaran, dan terus berusaha menguncinya. Saya melihat ia berkali-kali ditekel dengan kasar. Kini bermain di kandangnya sendiri, bukan tak mungkin mereka akan melakukan hal yang sama. Dan saya tak segan-segan menghukum mereka jika melakukan hal seperti itu,” ujar Gelandang Leicster City ini di The Independent.

King mengakui saat laga pertama itu dirinya tersulut emosi. Kartu merah itu membuatnya absen di dua laga selanjutnya. Namun, ia mengaku tak kapok jika harus kembali melakukan tekel serupa kepada pemain lawan.

“Kita harus bersiap. Saat kita menghadapi tim yang ingin menendang kita, mereka harus paham bahwa kita juga siap menendang mereka kembali,” katanya mengancam.

Bermaterikan para pemain dengan skill individu cemerlang, pasukan asuhan Chris Coleman ini belum terkalahkan. Bale harus diakui jadi salah satu pemain kunci Wales dimana ia telah menyumbangkan lima gol, dari delapan gol Wales, dari enam laga penyisihan grup saat ini.

Walhasil, Wales pun kini nyaman bertengger di posisi teratas grup B dengan 14 poin dibuntuti Belgia dengan poin 11, dan Israel serta Siprus dengan poin sembilan. Mereka punya peluang besar untuk lolos setelah sejak tahun 1958 tak pernah lagi mengikuti kompetisi mayor.

Mantan penyerang Wales, Craig Bellamy mengamini peran vital Bale. Namun, katanya, bukan berarti bahwa The Dragons hanya tergantung pada aksi winger 26 tahun itu. “Ia pemain terbaik Wales sepanjang sejarah. Ia bisa menciptakan peluang dari situasi yang biasa-biasa saja. Namun, tetap saja tim adalah segalanya. Tanpa dukungan rekannya, Bale tak bisa apa-apa,” ujar mantan penyerang Liverpool tersebut.

Siprus di bawah asuhan Pambos Christodoulou tampil jadi tim yang atraktif. Mereka mengemas sembilan poin hasil kemenangan back-to-back atas Andorra, dan kemenangan tandang atas Bosnia-Herzegovina. Bagaimana atraktifnya tim kuda hitam ini terlihat dari statisik dimana mereka mencetak 12 gol tapi kebobolan sebelas gol.

Mereka punya trisula tajam, Nestoras Mitidis, Georgios Efrem, dan Demetris Christofi. “Kami adalah generasi baru Siprus. Dikombinasikan dengan para pemain berpengalaman, kami akan menjadi ancaman untuk tim mana pun,” kata Efrem mewanti-wanti.

Mascherano Teringat Transformasi Posisinya di Barcelona

macscherano

Pada awal kedatangannya, Gelandang asal Argentina,  Javier Mascherano diprediksi bakal mengalami kesulitan untuk bisa menembus persaingan lini tengah Barcelona. Namun setelah lima tahun berjalan, Mascherano selalu jadi pilihan reguler di Barcelona, meskipun ia harus mengubah posisinya menjadi palang pintu pertahanan.

Saat Mascherano datang, lini tengah Barcelona sudah diisi oleh trio Sergio Busquets-Xavi Hernandez-Andres Iniesta. Mascherano pun harus menerima nasib bahwa dirinya harus bersabar untuk bisa dipercaya Pep Guardiola.

Dan hal itulah yang tergambar di awal karier Mascherano di Barcelona. Mascherano lebih sering tampil sebagai pemain pengganti. Perubahan mulai terjadi di pengujung musim 2010/2011 saat Mascherano mulai dicoba dimainkan sebagai bek tengah oleh Guardiola.

Melihat penampilan impresif Mascherano di jantung pertahanan, Guardiola pun terus memberikan kepercayaan pada Mascherano dan akhirnya tempat di link belakang mutlak jadi miliknya.

“Ketika itu banyak bek tengah Barcelona yang cedera sedangkan Sergio Busquets makin memantapkan posisinya di lini tengah.”

“Guardiola menyadari karakter permainan saya dan kekuatan fisik yang saya miliki. Hal itu yang membuatnya yakin menaruh saya di palang pintu pertahanan,” tutur Mascherano mengenang seperti dikutip dari Radio Metro.

Mascherano datang ke Barcelona setelah sukses jadi bagian penting di Liverpool. Namun sejak awal ia sadar bahwa tak mudah baginya mendapatkan tempat di Barcelona.

“Saya sadar bahwa ketika saya datang ke Barcelona, status saya saat itu hanyalah sebagai pelapis dan sulit bagi saya untuk mendapatkan posisi di lini tengah.”

“Tentu saja saya sangat ingin bisa bersaing dan memperebutkan posisi di lini tengah namun salah satu pemain terbaik yang pernah ada bermain di posisi saya yaitu Busquets,” kata Mascherano.

Salah satu hal lain yang mendorong Mascherano tak patah arang saat ‘diturunkan’ menjadi bek adalah posisinya sebagai kapten Argentina ketika itu.

“Di Argentina, saya menjabat sebagai kapten dan saya harus bisa mempertahankan posisi saya di tim inti. Seiring waktu berlalu, akhirnya saya mampu melakukannya,” kata Mascherano yang sebelumnya berkostum Liverpool ini.

Dengan usia telah menginjak 31 tahun, Mascherano mantap mengatakan bahwa dirinya ingin bisa jadi seorang pelatih.

“Ketika menjadi pemain, beberapa hal akan terlihat lebih mudah. Hal itu kemudian menjadi lebih kompleks saat dirimu berperan di sisi berbeda salah satunya menjadi pelatih.

Pedro Ucapkan Selamat Tinggal pada Barcelona

TBILISI, GEORGIA - AUGUST 11:  Pedro of Barcelona  kisses the UEFA Cup trophy as Barcelona celebrate victoy during the UEFA Super Cup between Barcelona and Sevilla FC at Dinamo Arena on August 11, 2015 in Tbilisi, Georgia.  (Photo by Chris Brunskill/Getty Images)

Terungkap sudah teka – teki masa depan winger Barcelona, Pedro Rodriguez. Sempat dikaitkan dengan Manchester United, Pedro dengan mantap memilih Chelsea sebagai tempat melanjutkan karier. Sangat panjang perjalanan Pedro Rodriguez bersama Barcelona. Setelah 10 tahun dan 20 trofi akhirnya pemain berusia 28 tahun itu mengucapkan selamat tinggal kepada klub yang telah membesarkan namanya.

Pedro memulai jalan hidupnya sebagai pesepakbola bersama CD San Isidro, sebuah klub lokal di tempat kelahirannya di Tenerife. Sekitar tahun 2005, ketika usianya 17 tahun, dia baru bergabung dengan Barcelona C.

Ia harus menunggu sampai Januari 2008 untuk melakoni debut bersama tim utama. Ketika itu, Pedro sudah mengenyam pengalaman bersama Tim C dan Tim B dari Barcelona.

Kendati sudah bermain di tim utama selama dua musim berurutan, dari 2007/2008 hingga 2008/2009, baru pada 2009/2010 ia benar-benar menjadi pemain reguler La Baulgrana. Dan pada musim itu, penampilan Pedro sangat impresif.

Dari 52 kali bermain di semua kompetisi, Pedro sukses mencetak 23 gol. Ia turut membantu Barca menjuarai La Liga, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Khusus untuk Piala Super Eropa musim itu, Pedro jadi penentu lewat gol tunggalnya ke gawang Shakhtar Donetsk.

Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Kendati banyak pemain bintang datang dalam beberapa musim terakhir, Pedro memilih untuk tetap bertahan. Meskipun itu artinya dia harus menepi ke bangku cadangan.

Meski tidak menjadi pemain utama, Pedro tidak terlupakan. Tentunya Publik masih ingat ketika Barca frustasi untuk mencetak gol di pergelaran Piala Super Eropa musim ini, pelatih Luis Enrique langsung memainkannya. Hasilnya, Pedro kembali jadi penentu. Barca pun sukses mengalahkan Sevilla 5-4 pada waktu babak tambahan dan tampil sebagai juara.

Trofi Piala Super Eropa edisi 2015 pun menjadi trofi terakhir yang dipersembahkan Pedro untuk Barcelona. Kini, dia telah pindah ke Chelsea dan mengaku bertekad mengejar trofi-trofi lainnya bersama klub anyarnya itu.

“Terima kasih semuanya! Terutama untuk Barcelona yang telah membawa saya ke level ini sampai bergabung dengan Chelsea,” ujar Pedro seperti dilansir Marca.

Jose Mourinho : Tidak Sekarang Tapi di Masa Depan

dreva

Manajer Chelsea, Jose Mourinho membantah kabar tentang dirinya yang akan memberhentikan Dokter Eva Carneiro dan fisioterapis Jon Fearn dari pekerjannya di skuad utama Chelsea. Mereka dapat kembali ke posisinya di bangku cadangan tim , tapi tidak dalam laga versus Manchester City.

Dalam jumpa pers pra-pertandingan yang berlangsung beberapa saat lalu, Mourinho telah mengkonfirmasi dokter tim pertama Eva Carneiro dan fisioterapis tim pertama Jon Fearn tidak akan berada di bangku cadangan untuk pertandingan hari Minggu melawan Manchester City, tetapi The Special One membuka pintu bagi keduanya untuk kembali lagi dimasa depan.

Pada konferensi pers itu sang manajer membacakan pernyataan sebuah pernyataan pers tertulis, menyikapi kemarahannya atas staf medis setelah pertandingan akhir pekan lalu melawan Swansea.

“Dr Jon Fearn dan Dr Eva Carneiro tidak akan berada di bangku cadangan tapi itu tidak berarti akan begitu sampai sisa musim ini,” katanya.

“Keputusan saya tidak berarti mereka tidak akan berada di bangku cadangan di masa depan. Jika Anda ingin berbicara dengan saya tentang sepak bola, saya ada di sini. Jika Anda ingin bertanya tentang hal-hal lain, saya tidak di sini.”

Ketika ditanya apakah ia menyesali ucapannya terhadap tim medis tersebut, Mourinho menjawab: “Anda dapat mengambil kesimpulan sendiri. Hubungan saya dengan semua orang yang bekerja dengan saya, atau mayoritas dari mereka adalah sebuah hubungan yang terbuka, itu terbuka untuk perbedaan pendapat.”

“Ini adalah masalah emosi jika ada reaksi buruk. Sepak bola adalah sepak bola dan pertandingan adalah pertandingan dan segala sesuatu di pertandingan bisa berbeda. Setelah pertemuan saya dengan departemen medis, umpan balik yang saya terima, itu memungkinkan kami untuk memiliki hubungan semacam ini.”

“Saya ingin mengatakan saya memiliki departemen medis yang fantastis, yang dipimpin oleh Dr Paco Biosca. Saya memiliki hubungan yang baik dengan mereka. Dengan lebih dari selusin profesional dokter, fisioterapis, pemijat. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka. Mereka memberitahu saya sepanjang waktu bahwa mereka tidak pernah dipuji sebanyak itu kecuali oleh saya dalam dua tahun terakhir.”

“Biasanya ada hal-hal yang manajer simpan untuk diri mereka sendiri, namun saya memuji mereka banyak kali dalam beberapa tahun terakhir dan mereka tidak lupa itu.”

“Mereka juga mengatakan kepada saya bahwa kita telah memiliki perbedaan pendapat selama periode itu, kita perlu perbedaan pendapat untuk memperbaiki diri. Kami bekerja sama dan kami memperbaiki bersama-sama, itu adalah cara kita melakukan sesuatu. Ini adalah hubungan yang terbuka untuk perselisihan.”