New Leicester Akan Muncul Musim Depan Di EPL

leicesterputih460

Tim promosi liga inggris Leicester City menjadi suprise bagi seluruh tim yang berlaga di kompetisi ini.The Foxes menjadi teladan bagi klub klub kecil lainnya yang akan bergabung di EPL musim depan.Bukan tidak mungkin klub promosi yang datang musim depan tidak bisa melakukan hal yang sama seperti Leicester City.

Laporan dari MAXBET ,pertandingan yang tersisa hingga akhir musim semakin sedikit,tinggal tujuh pertandingan lagi untuk menentukan siapa yang layak menjadi jawara Liga Inggris musim 2015-2016.Leicsester sendiri masih bertengger di puncak klasemen sementara Premier League.

Tim yang ditukangi oleh Claudio Ranieri ini memimpin lima poin dari pesaing terdekatnya yaitu Tottenham Hotspur dan diikuti oleh The Gunners di posisi ke tiga dengan jarak sebelas poin dan tim ke empat yang terus menempel ialah Manchester City dengan selisih lima belas poin.

Dengan kondisi seperti itu sangat mungkin Leicester akan merebut gelar juara Premier League, mengangkangi klub-klub yang secara tradisional adalah penguasa Inggris seperti Manchester United, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool.

Fenomena Leicester ini membuat Premier League 2015/2016 disebut sebagai musim yang aneh. Tapi keanehan tersebut diyakini tidak akan terjadi sekali ini saja. Dengan dana besar yang akan didapat klub dari kesepakatan hak siar baru, klub-klub yang sebelumnya cuma jadi penggembira akan bisa ikut dalam perebutan gelar juara.

“Saya pikir ini musim yang aneh, tapi saya yakin ini musim aneh pertama untuk akan ada banyak lagi (seperti ini) dan situasinya akan sangat mirip karena semua klub di sini memiliki uang yang banyak,” ungkap manajer City, Manuel Pellegrini.

“Dengan kesepakatan hak siar baru Anda akan memiliki lebih banyak uang dan semua tim di Inggris akan bisa membeli pemain bagus,” lanjutnya dikutip dari Telegraph.

Soal Leicester musim ini dan peluang munculnya ‘Leicester baru’ musim depan, Pellegrini menekankan keuntungan yang dipunya klub-klub tersebut berupa waktu istirahat dan latihan yang lebih banyak. Dengan musim lalu berkutat di zona degradasi, Leicester di musim ini tak kehabisan tenaga lantaran sama sekali tak main di kompetisi Eropa.

“Penting untuk tidak bermain di tengah pekan karena Anda bisa bekerja bersama tim Anda. Tidaklah mungkin bekerja (membangun tim) saat Anda hanya bermain, bermain, bermain.”

“Seluruh tim yang tidak main di Eropa bisa berlatih di sepanjang pekan , jadi saya yakin musim ini Leicester dan musim depan akan ada lebih banyak tim terlibat dalam perebutan gelar,” prediksi manajer asal Chile itu.