Misi Bayern Sebelum Ditinggal Guardiola

bayernbimmerr

Meskipun Bayern sudah mengetahui bahwa kepindahan Guardiola ke Manchester City sudah terkabul, tetapi pihak Munchen tetap tidak mau menanggapi terlalu serius akan hal tersebut.Saat ini mereka hanya fokus dengan tim yang bermain dan melanjutkan tren positif di sisa pertandingan kompetisi.Target raksasa Bavarian kali ini adalah menjadi kampiun ke empat kalinya secara beruntun.

“Kami dapat mengukir sejarah di persepakbolaan Jerman,” kata Direktur Olahraga Bayern Mathias Sammer seperti dikutip Reuters. “Dan saya bukan membicarakan Liga Champions melainkan ’empat yang magis’. Itu yang melecut semangat kami.”

The Bavarian, juara tiga musim terakhir, saat ini memuncaki klasemen Bundesliga dengan keunggulan delapan poin dan pada akhir pekan akan menyambangi markas Bayer Leverkusen.

Dalam lajunya musim ini, Bayern harus bergulat dengan sejumlah masalah di dalam dan luar lapangan. Pertama ada kendala cedera, secara khusus di sektor pertahanan, dengan Javi Martinez masih harus menepi selama 4 pekan dan Jerome Boateng absen 3 bulan.

Serdar Tasci, yang sebenarnya sedang dipinjamkan ke Spartak Moscow, pun terpaksa dipanggil, walaupun dalam sesi latihan pertamanya tengah pekan ini ia malah mendapat gegar otak ringan sehingga belum bisa diturunkan lawan Leverkusen.

Selain itu juga ada rumor di media mengenai munculnya ketidakpuasan di skuat Guardiola dan tudingan Arturo Vidal mabuk sebelum berlatih dan suka keluyuran malam saat Bayern berada di Qatar pada jeda musim dingin lalu.

“Itu semua bohong. Tidak berdasar pada kenyataan dan kami jelas akan mengambil tindakan hukum,” tegas Sammer.

Bayern juga harus berurusan dengan kenyataan bahwa Guardiola pekan ini telah mengumumkan bakal bergabung dengan Manchester City musim depan, kabar yang mencuatkan pertanyaan bagaimana para pemain Bayern akan meresponsnya di sisa musim.

Pihak klub menindaklanjutinya dengan mengeluarkan pujian untuk sang pelatih. The Bavarians juga menyatakan dukungan penuh terhadapnya sampai detik terakhir berada di Munich.

Guardiola sendiri direkrut Bayern pada tahun 2013 dalam usaha melanjutkan dominasi setelah tahun itu merangkai treble. Ia memang mampu menjuarai Bundesliga dua musim beruntun, tapi tersingkir dua kali di semifinal Liga Champions. Di musim terakhirnya, ada harapan bernuansa tuntutan dari para suporter agar Guardiola dapat membawa tim kesayangan mereka berjaya di Eropa.

“Pelatih kami saat ini dijadikan kambing hitam atas segalanya yang terjadi dan saya tidak bisa menerima hal itu,” ujar Sammer.

“Saya minta Pep lebih dihormati karena ia sudah banyak berjasa buat Bayern. Ini semua, alih-alih memecah-belah kami, bakal membuat kami lebih kompak sebagai sebuah tim,” sebutnya.